Singkawang,- Rendahnya mutu pendidikan di Kalbar membuat pemegang kebijakan bidang pendidikan merumuskan berbagai kebijakan dan program dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Khususnya pada pendidikan menengah umum
Konsep kebijakan dan program tersebut dituangkan dalam Rapat Kordinasi Kebijakan atau Program Dikmenum Tingkat Propinsi Kalbar 2005 di Hotel Mahkota Singkawang mulai 2 Juni kemarin. Rakor itu diikuti unsur dinas pendidikan di Kalbar dan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kalbar Drs. Ngatman.
Menurut Ngatman, peningkatan mutu pendidikan pada pendidikan menengah umum itu dapat diupayakan dengan melancarkan program pembinaan dan pengembangan pendidikan menengah umum baik jangka panjang, jangka menengah maupun jangka pendek. Ketiganya mengacu pada tiga pilar kebijakan pendidikan nasional.
"Tiga pilar itu diantaranya pemerataan kesempatan belajar dengan prinsip keadilan, peningkatan mutu pendidikan dan peningkatan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan,"kata Ngatman.
Untuk merealisasikan kebijakan tersebut pada tahun anggaran 2005 direktorat pendidikan menengah umum telah memprogramkan berbagai kegiatan baik fisik maupun non fisik. Kegiatan fisik pengadaan sarana prasarana pendidikan meiputi pembangunan unit sekolah baru (USB), pembangunan ruang kelas baru (PKB) serta pengadaan peralatan pendidikan. Sedangkan untuk non fisik berupa pengembangan kelembagaan yang meliputi pembinaan kurikulum, kesiswaan, ketenagaan, manajemen sekolah serta pemberian beasiswa bakat dan prestasi.
Agar seluruh program dan kegiatan pendidikan menengah umum di Propinsi Kalbar dapat terlaksana secara efektif dan efisien serta tercapai tujuan dan target yang telah ditetapkan perlu dilakukan koordinasi antar dinas pendidikan propinsi dengan dinas pendidikann kabupaten atau kota seperti rapat koordinasi yang akan berlangsung selama empat hari ini.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan konsep-konsep good governance dalam rangka tertib pemerintahan dapat kita kembangkan dan kita laksanakan sesuai program pembangunan pendidikan.
"Tertib administrasi di jajaran sekolah penerima bantuan, tentunya diiringi dengan pengawasan dan pemantauan yang harus dilakukan.
Sehingga setiap program pembangunan dapat dicapai sesuai program yang sudah ditentukan,"Kata Ngatman seraya menambahkan, terselenggaranya rakor ini diharapkan pelaksanaan seluruh program dan kegiatan pendidikan menengah umum tahun anggaran 2005 di Kalbar dapat terlaksana dengan baik, lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan. (vie)< Rendahnya mutu pendidikan di Kalbar membuat pemegang kebijakan bidang pendidikan merumuskan berbagai kebijakan dan program dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Khususnya pada pendidikan menengah umum
Konsep kebijakan dan program tersebut dituangkan dalam Rapat Kordinasi Kebijakan atau Program Dikmenum Tingkat Propinsi Kalbar 2005 di Hotel Mahkota Singkawang mulai 2 Juni kemarin. Rakor itu diikuti unsur dinas pendidikan di Kalbar dan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kalbar Drs. Ngatman.
Menurut Ngatman, peningkatan mutu pendidikan pada pendidikan menengah umum itu dapat diupayakan dengan melancarkan program pembinaan dan pengembangan pendidikan menengah umum baik jangka panjang, jangka menengah maupun jangka pendek. Ketiganya mengacu pada tiga pilar kebijakan pendidikan nasional.
"Tiga pilar itu diantaranya pemerataan kesempatan belajar dengan prinsip keadilan, peningkatan mutu pendidikan dan peningkatan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan,"kata Ngatman.
Untuk merealisasikan kebijakan tersebut pada tahun anggaran 2005 direktorat pendidikan menengah umum telah memprogramkan berbagai kegiatan baik fisik maupun non fisik. Kegiatan fisik pengadaan sarana prasarana pendidikan meiputi pembangunan unit sekolah baru (USB), pembangunan ruang kelas baru (PKB) serta pengadaan peralatan pendidikan. Sedangkan untuk non fisik berupa pengembangan kelembagaan yang meliputi pembinaan kurikulum, kesiswaan, ketenagaan, manajemen sekolah serta pemberian beasiswa bakat dan prestasi.
Agar seluruh program dan kegiatan pendidikan menengah umum di Propinsi Kalbar dapat terlaksana secara efektif dan efisien serta tercapai tujuan dan target yang telah ditetapkan perlu dilakukan koordinasi antar dinas pendidikan propinsi dengan dinas pendidikann kabupaten atau kota seperti rapat koordinasi yang akan berlangsung selama empat hari ini.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan konsep-konsep good governance dalam rangka tertib pemerintahan dapat kita kembangkan dan kita laksanakan sesuai program pembangunan pendidikan.
"Tertib administrasi di jajaran sekolah penerima bantuan, tentunya diiringi dengan pengawasan dan pemantauan yang harus dilakukan.
Sehingga setiap program pembangunan dapat dicapai sesuai program yang sudah ditentukan,"Kata Ngatman seraya menambahkan, terselenggaranya rakor ini diharapkan pelaksanaan seluruh program dan kegiatan pendidikan menengah umum tahun anggaran 2005 di Kalbar dapat terlaksana dengan baik, lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan. (vie)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar